Adakah Obat Botak Karena Faktor Genetik ?

obat botak genetik paling berhasil

Banyak yang nanya, apakah ada obat botak yang diakibatkan oleh kator genetik atau keturunan. Sebab mereka beranggapan bahwa botak yang diakibatkan oleh faktor genetik tidak bisa disembuhkan. Adakah Obat Botak Karena Faktor Genetik yang mujarab? nah , sebelum menjawab hal tersebu, ada baiknya anda untuk menyimak tulisan di bawah ini. Perlu anda ketahui bahwa hal Normal jika dalam sehari, rambut Anda rontok sebanyak 50-100 helai. karena kerontokan ini, tidak akan membuat anda botak, sebab secara alami rambut anda akan tumbuh kembali. nah permasalahannya dalah jika rambut yang baru tidak tumbuh., atau ketika folikel rambut rusak dan digantikan dengan jaringan parut. Jadi bila hal ini terjadi terus menerus maka anda dipasikan akan botak. Ini mungkin yang tidak dikehendaki oleh kebanyakan orang, atau terkecuali memang disengaja orang agar tidak tumbuh kembali.

Mengenai Obat Botak yang dapat disembuhkan karenaa Faktor Genetik ada ramuannya di pada kita . Hal-hal yang menjadi penyebab penyebab kebotakan, bisa kita ketahui . penyebabnya diawali dengan kepala botak dengan rambut rontok terlebih dahulu yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Berikut faktor-faktor yang dapat menyebabkan kebotakan adalah faktor keturunan, perubahan hormon, kondisi medis, atau ketika Anda dalam masa pengobatan.

1. Faktor Genetik
Sebagian besar kebotakan disebabkan oleh faktor keturunan. Pola kebotakan yang terjadi pada pria berbeda dengan pola kebotakan yang terjadi pada wanita. Biasanya kebotakan ini terjadi secara bertahap dan dalam pola yang dapat diprediksi. Kebotakan pada pria diawali dengan garis rambut di dahi yang makin mundur, disertai titik atau daerah lingkaran kebotakan kecil pada kulit kepala. Pada wanita, kebotakan diawali dengan rambut yang makin menipis.

obat botak genetik paling berhasil

Kebotakan pada pria dan wanita dapat disebabkan oleh androgenetik alopecia, yang merupakan faktor keturunan dan dipengaruhi oleh hormon androgen. Setiap rambut pada kepala Anda memiliki siklusnya masing-masing, rambut rontok dan kemudian digantikan dengan rambut baru. Biasanya, folikel rambut rontok digantikan dengan rambut baru dalam ukuran yang sama. Namun, yang terjadi pada awal kebotakan adalah folikel rambut menyusut sehingga rambut baru tumbuh lebih tipis dan lebih halus pada wanita, sedangkan pada pria rambut tumbuh lebih pendek dan lebih halus. Folikel rambut makin menyusut, siklus pertumbuhan rambut berakhir, dan pada akhirnya tidak ada rambut baru lagi yang tumbuh.

Pria lebih cepat mengalami kebotakan dibanding wanita. Pada pria, kebotakan bisa terjadi pada masa awal pubertas. Faktor keturunan dapat mengatur di usia berapa Anda mulai mengalami kebotakan dan juga dapat mempengaruhi tingkat kebotakan rambut.

2. Faktor Perubahan Hormon
Jangan coba-coba mengaggap hormon bukan penyebab kebotakan. Bisa jadi hormon, yang paPerubahan atau ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan Anda mengalami rambut rontok dan selanjutnya dapat berujung kepada kebotakan rambut. Salah satu hormon yang berhubungan dengan pertumbuhan rambut adalah hormon androgen atau hormon seks pria. Salah satu fungsi dari hormon androgen adalah untuk mengatur pertumbuhan rambut. Penelitian menunjukkan bahwa pola kebotakan pada pria berhubungan dengan hormon androgen.

Pada wanita, perubahan hormon androgen biasanya terjadi setelah menopause, yang dapat menyebabkan kebotakan. Namun, beberapa ahli mengatakan bahwa itu tidak berhubungan langsung. Seperti dilansir dari webmd.com, Dr. Nicole Rogers, seorang ahli dermatologis dari Old Metairie Dermatology, mengatakan bahwa bisa jadi menopause dan rambut rontok hanya terjadi pada usia yang sama, tidak ada hubungan langsung.

Selain saat menopause, perubahan hormon pada wanita juga bisa terjadi saat kehamilan dan kelahiran. Pada saat kehamilan dan kelahiran, wanita biasanya juga mengalami kerontokan rambut. Selain itu, beberapa hormon dipengaruhi oleh kelenjar tiroid sehingga masalah pada kelenjar tiroid juga dapat menyebabkan rambut rontok.

3. Faktor pengobatan
Faktor pengobatan bisa menjadi timbulkan kebotak. Jadi , jika tiba-tiba seluruh folikel rambut berukuran sama atau jika rambut rontok tiba-tiba, hal ini kemungkinan disebabkan oleh faktor lain yang bukan faktor keturunan. Kondisi medis dapat menyebabkan ruam, kemerahan, nyeri, kulit kepala mengelupas, rambut patah, kebotakan sebagian, atau pola yang tidak biasa dari rambut rontok yang menyertai rambut rontok sehingga berujung pada kebotakan.

Karena kondisi medis bisa menyebabkan rambut rontok sehingga berujung kepada kebotakan. Contoh kasus ini adalah  seperti gangguan kelenjar tiroid, anemia, penyakit autoimun, dan sindrom ovarium polikistik yang umumnya terjadi pada wanita.

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh dapat menyerang folikel rambut. Menyebabkan rambut rontok tiba-tiba dan meninggalkan bekas halus pada kulit kepala, menghasilkan kebotakan membentuk lingkaran kecil di kulit kepala. Kerontokan rambut yang disebabkan sistem imun ini biasa disebut dengan alopecia areata.

Stres yang ekstrem juga bisa menyebabkan kerontokan. Faktor lain juga seperti trauma fisik seperti operasi atau sakit yang berkelanjutan atau berat badan yang drastis selama periode waktu yang singkat. Oh ya, minum terlalu banyak vitamin A juga menyebabkan rontok. Proses perontokan rambut juga bisa terjadi dalam beberapa minggu atau sampai 6 bulan setelah salah satu kondisi tersebut terjadi.

Obat Botak Karena Faktor Genetik itu banyak beredar, tetapi hasilnya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dengan tricotherapy, anda bisa merasakan perbedaannya. oleh karena, rambut rontok yang juga bisa disebabkan oleh pengobatan atau perawatan yang sedang dilakukan , bisa dihentikan dengan tricotherapy. Apapun yang menyebabkan rambut rontok dapat disebabkan oleh obat yang digunakan oleh penderita kanker, artritis, depresi, masalah jantung, tekanan darah tinggi, dan alat kontrasepsi, bisa disembuhkan dengan tricotherapy. Silahkan menghubungi kami untuk order atau mau konsultasi dulu di WA 083821219999. Salam Gondrong kembali

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*